Penyaluran Bansos di Kerinci Kerap Bermasalah, Dinsos Minta Desa Perbarui Data

RUANGLENSA.COM, KERINCI – Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Kerinci masih menuai sorotan. Sejumlah warga menilai distribusi bansos belum tepat sasaran, lantaran masih ada penerima yang dinilai tidak layak, sementara banyak keluarga miskin justru belum tersentuh bantuan.

Temuan di lapangan menunjukkan, ada penerima bansos yang tergolong sudah mapan hingga nama warga yang telah meninggal dunia, namun masih terdaftar sebagai penerima. Kondisi ini memicu keluhan masyarakat, sebab masih banyak keluarga yang benar-benar membutuhkan justru tidak masuk dalam daftar penerima.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kerinci, Juanda Sasmita, mengakui masih terdapat kelemahan dalam pendataan. Menurutnya, data penerima bansos saat ini merupakan gabungan antara data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Sosial, sebelum kemudian dikirimkan ke Kementerian Sosial.

“Data penerima perlu diperbarui secara berkala agar lebih akurat. Karena itu, kami minta desa untuk aktif melakukan pemutakhiran data, dan warga bisa melapor ke operator desa jika ada penyaluran yang dianggap tidak adil,” jelas Juanda.

Ia menambahkan, perubahan data penerima bansos dapat dilakukan setiap tiga bulan sekali. Dengan cara itu, pemerintah daerah berharap bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran dan tidak lagi menimbulkan polemik di tengah masyarakat.


(Uan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *