RUANGLENSA.COM, KERINCI – Curah hujan tinggi yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kerinci mendorong warga Desa Sako Dua, Kecamatan Kayu Aro Barat, melakukan langkah antisipasi untuk mengurangi risiko banjir dan genangan air. Warga secara bergotong royong membangun saluran drainase di lingkungan permukiman dan area pertanian.
Dalam beberapa pekan terakhir, intensitas hujan yang tinggi kerap menyebabkan air menggenang dan masuk ke rumah warga. Kondisi tersebut membuat masyarakat Desa Sako Dua berinisiatif membangun drainase secara swadaya agar aliran air hujan dapat diarahkan dengan baik dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
Salah seorang warga Desa Sako Dua, Sumi Purwati, mengatakan pembangunan drainase ini sangat membantu warga, terutama saat hujan deras turun dalam waktu lama. Menurutnya, sebelum adanya drainase, air sering meluap dan mengganggu aktivitas warga.
“Kalau hujan deras, air sering masuk ke pekarangan bahkan ke rumah. Dengan adanya drainase ini, kami berharap aliran air bisa lancar dan tidak menggenang lagi,” ujar Sumi.
Pembangunan drainase dilakukan oleh warga di sejumlah titik yang dinilai rawan genangan dan luapan air. Saluran air tersebut berfungsi menampung sekaligus mengarahkan aliran air dari permukiman menuju saluran utama, sehingga akses jalan desa tetap bisa dilalui meski hujan turun dengan intensitas tinggi.
Selain di kawasan permukiman, warga bersama pemerintah desa juga membangun drainase di area pertanian yang berada di bawah kawasan pegunungan. Wilayah Desa Sako Dua yang berada di dataran tinggi Kabupaten Kerinci memiliki risiko bencana hidrometeorologi, termasuk banjir bandang saat curah hujan tinggi.
Warga lainnya, Sudarso, menyebutkan bahwa pembangunan drainase di area pertanian sangat penting untuk melindungi lahan dan tanaman warga. Ia berharap upaya ini dapat mengurangi kerugian petani saat musim hujan.
“Air dari atas gunung biasanya turun cukup deras. Dengan drainase ini, kami berharap lahan pertanian tidak rusak dan hasil panen tetap aman,” kata Sudarso.
Kepala Desa Sako Dua, Mawardi, mengapresiasi keterlibatan aktif warga dalam pembangunan drainase tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk antisipasi bersama antara warga dan pemerintah desa untuk menghadapi puncak musim penghujan.
Selain membangun drainase, warga juga diimbau untuk menjaga kebersihan saluran air agar tidak tersumbat sampah. Upaya bersama ini diharapkan mampu meminimalisir risiko banjir dan kerugian warga selama musim penghujan.
(Rdl)












