Kontes Bonsai di Kodim Kerinci Tuai Antusias, Peserta Datang dari Berbagai Daerah

RUANGLENSA.COM, Kerinci – Ratusan tanaman bonsai dari berbagai daerah di Sumatera ikut ambil bagian dalam Kontes Bonsai memperebutkan Piala Dandim 0417/Kerinci yang digelar di Lapangan Apel Kodim 0417/Kerinci.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0417/Kerinci, Letkol Inf Eko Budiarto, S.IP., M.IP., yang juga menjadi penggagas utama acara. Menurutnya, kontes ini bertujuan membangun ruang pertemuan bagi komunitas bonsai sekaligus memperkenalkan seni bonsai kepada masyarakat luas.

“Kontes ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi wadah bagi para pencinta bonsai untuk berbagi ilmu, saling menginspirasi, dan mempromosikan seni bonsai sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi,” ujar Letkol Eko Budiarto dalam sambutannya.

Ajang ini menarik perhatian puluhan komunitas bonsai dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, Sumatera Barat, dan Bengkulu. Tanaman-tanaman yang dipamerkan bervariasi dalam ukuran, jenis, dan gaya penataan, mulai dari gaya formal upright (chokkan) hingga cascade (kengai).

Setiap bonsai dinilai oleh tim juri yang terdiri dari pegiat dan penilai bersertifikat nasional, berdasarkan kriteria struktur batang, proporsi cabang, keseimbangan pohon, kesegaran daun, dan nilai artistik keseluruhan.

Salah satu peserta, Zamir Ambiya dari Karya Bakti, menyebut ajang ini sebagai momentum penting untuk kemajuan komunitas bonsai lokal.

“Kami sangat menanti kegiatan seperti ini. Selain menambah wawasan, saya juga bisa melihat berbagai gaya bonsai dari luar daerah,” Ujar Zamir.

Selain kompetisi, panitia juga membuka sesi edukasi terbuka untuk pengunjung. Masyarakat, termasuk pelajar dan pemuda, terlihat antusias mengikuti penjelasan soal teknik pembentukan bonsai, pemilihan media tanam, serta filosofi di balik seni bonsai yang berasal dari Jepang dan sudah berkembang pesat di Indonesia.

Puncak acara akan digelar akhir pekan ini dengan pengumuman juara dan penyerahan Piala Dandim. Pihak Kodim berharap, kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan dan memperkuat keberadaan komunitas bonsai di wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh. (Rdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *