RUANGLENSA. COM, Kerinci – Jembatan penghubung utama di Desa Batang Sangir, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, ambruk pada Sabtu Sore. Satu unit mobil truk pengakut sayur ikut terperosok saat melintas di atas jembatan yang tiba-tiba runtuh. Beruntung, pengemudi berhasil selamat.
Jembatan ini tidak hanya menjadi akses penting bagi warga Batang Sangir, tapi juga jalur alternatif favorit bagi kendaraan yang ingin menghindari kemacetan di Jalan Lintas Kerinci–Sumatera Barat, khususnya di kawasan Pasar Kersik Tuo. Selain itu, jalur ini juga berperan sebagai penghubung utama wilayah pertanian antara Desa Kersik Tuo, Mekar Jaya, dan Sungai Tanduk.
Salah seorang warga, Wardiman, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan jembatan tersebut memang sudah lama mengalami kerusakan dan sering dikeluhkan warga.
“Benar, jembatan ini ambruk sore tadi. Ada mobil yang terperosok karena pas melintas, tiba-tiba bagian tengahnya runtuh. Untung sopirnya cepat keluar,” ujar wardiman.
Ia juga menyayangkan lambatnya penanganan dari pihak terkait. “Jembatan ini sudah lama rusak. Kami sudah sering mengeluh, tapi belum ada perbaikan. Sekarang malah ambruk dan akses warga jadi lumpuh total,” tambahnya.
Jalur ini merupakan rute utama pengangkutan hasil pertanian dari kebun ke Pasar Kersik Tuo, pusat perdagangan sayur-mayur di kawasan Kayu Aro. Ambruknya jembatan membuat warga terpaksa memutar melalui jalur lain.
Diduga kuat, kondisi jembatan yang sudah lapuk dan tidak layak pakai menjadi penyebab ambruknya konstruksi. Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar aktivitas pertanian dan ekonomi warga bisa kembali normal.
Hingga saat ini, proses evakuasi mobil yang terperosok masih dilakukan warga secara manual. Sementara itu, aparat setempat telah menutup akses dan memasang tanda peringatan di lokasi kejadian. (Rdl)












